Euphorbia Bunga Delapan Dewa

Euphorbia Bunga Delapan Dewa

Euphorbia adalah salah satu genus tumbuhan berbunga terbesar yang memiliki 2.420 spesies. Bunga Euphorbia adalah salah satu dari bunga yang dipercayai sebagai bunga yang mendatangkan hoki atau keberuntungan.

Euphorbia Bunga Delapan Dewa

Bunga Euphorbia dikenal juga sebagai bunga delapan dewa karena bentuknya kelopaknya yang saling berhadapan sehingga membentuk angka delapan.

Madagaskar adalah tempat dimana asal mula bunga ini ditemukan. Nama euphorbia diambil untuk memberikan penghargaan kepada penemunya yaitu Euphorbus.

Percobaan penyilangan dengan beberapa euphorbus jenis lain telah melahirkan euphorbus-euphorbus baru. Red pearl, Forever Green, Siam Ruby, Euphorbia Hijau, Euphorbia Mahkota Ganda dan Euphorbia Merah.

Perawatan atau pemeliharaan bunga ini juga lumayan sederhana, kita hanya perlu melakukan Pemangkasan, Penempatan, pemupukkan, dan pengendalian penyakit.

Euphorbia adalah salah satu jenis bunga yang dapat berbunga sepanjang tahun. Bunga yang tidak mengenal musim ini mempunyai kelopak bunga yang bisa bertahan hingga 4 bulan atau bahkan ada juga yang bertahan hingga setahun.

Pertumbuhan bunga ini bisa memanfaatkan teknik stek dan biji, tentunya dengan beberapa kelebihan dan kekurangan. Euphorbia yang tumbuh dari proses stek pada umumnya dapat berbunga lebih cepat dibanding euphorbia yang berasal dari biji. Hanya saja pemilik tanaman ini harus dengan sabar menantinya untuk berbunga dengan lebat.

Penyakit yang banyak menyerang tumbuhan Euphoria adalah pada batangnya yang berkerak. Hama ini sangat mudah menyebar pada euphorbia baik yang sudah dewasa ataupun yang masih berbentuk bibit (masih muda).

Media tanam untuk tumbuhan inipun tergolong mudah dan sederhana. Kita hanya membutuhkan sekam bakar, pasir halus, pupuk kandang, dan tanah berhumus. Pada awal penanaman, letakkan tanaman pada tempat yang teduh dan ternaungi selama kurang lebih 2-3 bulan.

Setelah kurun waktu itu, posisikan tanaman hingga mendapatkan sinar matahari selama kurang lebih 7 jam dalam sehari. Kadar air yang dibutuhkan oleh euphorbia tidak terlalu banyak tapi juga tidak terlalu sedikit. Lakukan penyiraman dua hari sekali.

Perhatikan agar batang dari tanaman tidak tergenang air karena akan menyebabkan batang menjadi busuk. Namun jika Euphorbia kekurangan air, dia akan menghasilkan daun yang kerdil, menguning atau bahkan mati.

Tidak hanya keindahannya yang kita dapatkan dari tanaman euphorbia, beberapa kegunaan yang bisa dimanfaatkan adalah sebagai obat untuk beberapa penyakit diantaranya: pendarahan pada rahim, hepatitis, luka bakar, atau bisul.

 

Euphorbia Bunga Delapan Dewa

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *