Menghadapi Risiko Penyakit Kritis

Risiko masyarakat Indonesia terserang penyakit kritis  bisa semakin meningkat jika pola hidup masyarakat tidak dilakukan dengan benar, seperti kurang olah raga, kurang istirahat, kurang mengkonsumsi sayur dan buah , merokok, mengkonsumsi minuman beralkohol, dan lain sebagainya.

resiko penyakit kritis

Setidaknya ada empat penyakit kritis yang paling sering terjadi serta ada kecenderungan terus meningkat. Apa saja penyakit kritis tersebut?

Sebelumnya perlu diketahui bahwa yang dimaksud penyakit kritis atau critical illness ini merupakan penyakit yang menyebabkan kondisi penderita menjadi kritis, kronis, atau stadium lanjut sehingga dapat dikatakan tidak dapat atau memiliki harapan kecil bagi penderitanya untuk kembali pulih. Selain itu, proses penanganan dan pengobatan penyakit kritis ini membutuhkan waktu yang panjang dan biaya yang mahal.

Lenterapedia:  Alasan Dokter Mengenakan Pakaian Warna Hijau Saat Operasi

4 penyakit kritis yang paling sering terjadi di Indonesia adalah

1. Kanker merupakan penyakit kronis yang mematikan ini dengan memiliki angka kematian yang cukup tinggi per tahunnya. Kanker disebabkan pertumbuhan sel di dalam tubuh yang tidak normal dan terkontrol ini dapat menyebar ke bagian tubuh lain hingga menyebabkan kematian.

2. Hipertensi atau yang biasa disebut penyakit tekanan darah tinggi ini menjadi salah satu penyakit kritis yang meningkat cukup tinggi setiap tahun.

3. Ginjal kronis juga salah satu penyakit kritis yang jumlah kasusnya terus meningkat. Jika terjadi gagal ginjal kronis maka dapat memicu sejumlah komplikasi penyakit lainnya, seperti , anemia, hiperkalemia atau kenaikan kadar kalium tinggi dalam darah, kerusakan sistem saraf pusat hingga penyakit jantung.

Lenterapedia:  10 Mitos dan Fakta Tentang Jerawat Yang Perlu Diketahui

4. Stroke merupakan penyakit kritis dan dapat menimbulkan kematian di Indonesia. Penyakit yang disebabkan kondisi aliran darah menuju otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah ini menyebabkan kelumpuhan hingga kematian jika tidak ditangani dengan cepat.

Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja, pada usia berapa pun. Untuk menghadapi penyakit kritis ini cukup berat, apalagi ditambah stres dari beban keuangan yang dikeluarkan. Mengubah gaya hidup sehat menjadi dasar untuk mencegah datangnya penyakit ini.

Namun, lingkungan dan faktor eksternal juga dapat menjadi potensi menyerang kapan saja, meskipun telah menerapkan pola gaya hidup yang sehat. Oleh karena itu proteksi kesehatan dengan asuransi menjadi salah satu kebutuhan yang penting terhadap risiko penyakit kritis ini.

Lenterapedia:  Pahami Cara Penyebaran Virus Corona Versi WHO

Produk asuransi penyakit kritis dapat menjadi salah satu cara untuk memproteksi diri kita dari segi financial, karena seperti yang kita ketahui bahwa biaya pengobatan penyakit kritis sangat mahal. Selain itu, asuransi kesehatan akan membantu meningkatkan rasa aman, mengurangi tingkat stres dan akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas.

 

Menghadapi Risiko Penyakit Kritis

Recommended For You

About the Author: Lenterapedia

Lenterapedia merupakan salah satu media online sebagai sarana pengetahuan informatif, inspiratif dan edukatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *