Bukti Adanya Kehidupan di Planet Mars Dari Keberadaan Sungai Kuno

Bukti adanya kehidupan di planet Mars sampai saat ini memang masih ditelusuri. Para ilmuwan yang telah mengamati batuan di Mars memperoleh bukti bahwa dahulu planet Mars memiliki sungai.

bukti adanya kehidupan di planet mars

Sungai tersebut berada di Mars selama 1000 tahun atau sekitar 3,7 miliar tahun yang lalu. Para ilmuwan memperoleh data tersebut sesudah mengamati tebing terbuka menggunakan kamera HiRISE.

Ini adalah kamera  yang ada di Mars reconnaissance Orbiter milik NASA. NASA menggunakannya ketika mengamati tebing ini untuk memperoleh foto dengan resolusi tinggi.

Beberapa Bukti Adanya Kehidupan di Planet Mars

Selain adanya sungai, dahulu juga pernah ditemukan bukti kehidupan di Mars. Salah satunya adalah ditemukannya bukti kumulatif yang menunjukkan selama periode waktu Noachian kuno, lingkungan yang ada di sekitar permukaan planet Mars memiliki air cair dan kemungkinan telah dihuni oleh mikroorganisme.

Adanya kondisi layak huni memang tidak selalu mengindikasikan keberadaan kehidupan. Baru-baru ini sepasang peneliti sudah menerbitkan sampel tanah berusia 3,5 miliar tahun dari planet Mars yang di dalamnya mengandung senyawa kimia tiofena.

Tiofena mempunyai potensi menjadi organik sehingga ada kemungkinan besar bahwa bakteri ini pernah hidup di Mars. Molekul organik yang ditemukan penjelajah Mars Curiosity NASA ini bisa menjadi bukti adanya kehidupan di planet Mars itu.

Lenterapedia:  Terjadinya Awan Berbentuk Jamur Saat Ledakan Amonium Nitrat

Mencari Tanda-Tanda Kehidupan di Mars dengan Exo Mars 2020

Dikutip dari laman Harapan Rakyat, sampai saat ini NASA memang tidak berhenti untuk mencari tanda-tanda adanya kehidupan di planet Mars. Salah satunya dengan luncurkan misi pencarian Exo Mars 2020.

Misi pencarian ini dijadwalkan siap meluncur ke planet Mars pada 2021 yang akan datang. Para peneliti juga berharap agar misi ini dapat membantu menjawab seluruh pertanyaan yang ada kaitannya dengan kehidupan di planet Mars di masa yang lampau.

NASA bekerja sama dengan Badan Antariksa Eropa atau ESA dalam menjalankan misi ini. Misi tersebut dilakukan dengan membawa robot penjelajah atau Rover Rosalind Franklin.

Robot penjelajah ini nantinya akan mengebor inti Mars supaya bisa mengambil sampel tanahnya. Hal ini bisa mempermudah bagi para ilmuwan untuk mencari bukti adanya kehidupan di planet Mars dan kemungkinan adanya kehidupan ekstraterestrial di planet tersebut.

Lenterapedia:  Kandungan Kimia Pada Kopi Arabika dan Robusta

Di sisi lain NASA juga mengemban misi dengan sebutan Mars 2020. Misi pencarian ini dilakukan juga dengan mengebor batuan yang ada di Mars. Nantinya misi tersebut bisa mengirimkan contoh atau sampel tanah ke bumi.

Bukti Kehidupan di Mars Ada Sungai

Kamera HiRISE yang digunakan oleh ilmuwan NASA untuk meneliti ujung Hellas Basin yang ada di kutub selatan Mars memberikan sedikit gambaran. Namun apakah ini bisa menjadi bukti kehidupan di Mars?

Penggunaan kamera tersebut memiliki tampilan foto dengan resolusi yang sangat tinggi. Sehingga memungkinkan untuk membaca bebatuan yang ada di planet Mars.

Dari sini diketahui bahwa kawah tersebut sudah lama menjadi perhatian ilmuwan yang mengarah ke bukti adanya kehidupan di planet Mars.

Sebab ini merupakan kawah terbesar yang ada di dalam sistem tata surya. Kawah Hellas sendiri memiliki panjang sekitar 9 km dari lantai bawah ke bagian ujung.

Di dalam kawah tersebut terlihat adanya tanda kehidupan bahwa dahulu terdapat sungai, danau, laut, selat dan delta di planet Mars. Batuan yang terdapat di sana juga mirip dengan batuan bumi yang telah dibentuk oleh sungai.

Lenterapedia:  Struktur Kayu dan Cincin Pertumbuhan Kayu

Ilmuwan juga telah menemukan fakta bahwa di planet Mars dulu mempunyai air hujan yang sama seperti planet bumi. Mempelajari sungai kuno tersebut bisa memberikan berbagai macam fakta menarik tentang sejarah planet Mars.

Ditambah lagi dengan foto satelit yang mengungkapkan adanya sungai kuno di Mars dengan lebih rinci. Semakin banyak bukti adanya kehidupan di planet Mars yang menunjukkan di zaman dahulu Mars memiliki sungai.

Namun di era modern planet sekarang ini, es dan juga debu mendominasi. Sehingga terlihat seperti tidak mungkin ada air di sana.

Ini bisa dibilang sebagai sebuah potongan teki teka-teki dalam mencari kehidupan kuno di Mars. Penemuan ini juga bisa memberikan wawasan baru tentang seberapa banyak air yang telah menghuni lanskap kuno tersebut.

Gambaran-gambaran yang berhasil ditangkap oleh Eksperimen Sains Pencitraan Resolusi Tinggi atau HiRISE ini akan mengarahkan para ilmuwan untuk mencari bukti adanya kehidupan di planet Mars lebih banyak lagi.

 

Keberadaan Sungai Kuno di Planet Mars

Recommended For You

About the Author: Lenterapedia

Lenterapedia merupakan salah satu media online sebagai sarana pengetahuan informatif, inspiratif dan edukatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *