Terjadinya Awan Berbentuk Jamur Saat Ledakan Amonium Nitrat

Awan Berbentuk Jamur Saat Ledakan Amonium Nitrat

Ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut Lebanon yang diduga berasal dari gudang penyimpanan Amonium Nitrat pada Selasa 4 Agustus 2020 lalu menyisakan kehancuran dan kerugian hingga ratusan Triliun Rupiah. Sebesar apa ledakannya?

Sejumlah pakar masih mencari tahu ukuran pasti gelombang kejut ledakan. Tapi sebagai gambaran ledakan dari gudang amonium nitrat di pelabuhan Beirut tersebut, terdengar hingga ke Siprus yang terpisahkan laut Mediterania sejauh 200 km. Gelombang kejut ledakannya, bahkan menghancurkan sejumlah bangunan yang berjarak 9 km dari pelabuhan.

Lalu kenapa muncul awan berbentuk jamur saat ledakan terjadi?

Profesor di bidang kimia anorganik dari University College London, Andrea Sella menyatakan awan berbentuk jamur terbentuk dari gelombang kejut supersonik yang bergerak di udara.

Udara mengembang dengan cepat dan mendingin secara tiba-tiba disertai air yang mengembun hingga menyebabkan awan.

Ledakan amonium nitrat bisa melepaskan gas beracun ke udara termasuk nitrogen dioksida dan gas amonia. Sedangkan kepulan asap yang berwarna orange disebabkan oleh nitrogen dioksida yang sering dikaitkan dengan polusi udara.

Apakah amonium nitrat memang berbahaya?

Amonium nitrat adalah bahan kimia sintetis dalam bentuk padatan putih seperti kristal yang dibuat dalam jumlah besar di industri. Penggunaan terbesarnya adalah sebagai sumber nitrogen untuk pupuk.

Banyak petani di seluruh dunia yang memanfaatkan amonium nitrat untuk meningkatkan produksi gandum tapi amonium nitrat juga sering digunakan sebagai bahan peledak termasuk bom rakitan.

Jumlah amonium nitrat yang meledak di Beirut Libanon tersebut mencapai 2750 ton sehingga dampak ledakan sangat dahsyat. Diameter lubang akibat ledakan mencapai 140 meter serta ledakan menyebabkan kapal pesiar yang sedang berlabuh terangkat air hingga terbalik.

Produksi amonium nitrat tersebar di seluruh dunia para pakar mengatakan amonium nitrat bisa aman Jika disimpan dengan baik dan layak tetapi jika tersimpan dalam jumlah yang besar dan jangka waktu yang lama tanpa pengawasan yang ketat amonium nitrat bisa memicu bencana .

Apakah ledakan Amonium nitrat serupa pernah terjadi sebelumnya?

Dalam catatan sejarah, pada 21 September 1921 terjadi ledakan 4500 ton amonium nitrat di sebuah pabrik di di Oppau, Jerman. Pabrik di Oppau tersebut mulai memproduksi amonium sulfat pada tahun 1911 ketika Jerman kesulitan mendapat sulfur selama Perang Dunia I. Ledakan di gudang penyimpanan amonium menewaskan lebih dari 500 orang.

Kecelakaan industri juga pernah terjadi di Texas pada tahun 1947 setidaknya 581 orang tewas ketika lebih dari 2000 ton bahan kimia meledak di atas kapal di pelabuhan.

Ledakan akibat amonium nitrat dan bahan kimia lainnya juga terjadi di pelabuhan tianjin China tahun 2015 hingga menewaskan 107 puluh tiga orang

 

Awan Berbentuk Jamur Saat Ledakan Amonium Nitrat

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *