Rainbow Warrior Simbol Perjuangan Greenpeace

Rainbow Warrior merupakan nama sebuah kapal laut milik Greenpeace, sebuah organisasi swadaya masyarakat pecinta lingkungan hidup yang berpusat di Amsterdam, Belanda. Rainbow Warrior telah menjadi simbol perjuangan Greenpeace dan terus berlayar ke segala penjuru dunia dengan misi menyelamatkan lingkungan dan melindungi kepentingan sesama.

Nama Rainbow Warrior untuk kapal Greenpeace ini diambil berdasarkan ramalan suku Indian Cree dari Amerika Utara, yang mengatakan, “Saat bumi sakit dan sekarat, akan ada orang-orang dari berbagai penjuru dunia bangkit seperti Prajurit Pelangi (Rainbow Warrior).”

Kapal Rainbow Warrior sejak tahun 1978 sering kali berlayar ke kawasan terpencil untuk melihat langsung isu-isu tentang lingkungan yang beredar di masyarakat dunia dan tidak jarang langsung beraksi untuk menghadapi perusakan lingkungan.

Fakta Kapal Rainbow Warrior

Kapal Rainbow Warrior masih terlihat kokoh saat berlayar dalam mengarungi samudera untuk mengkampanyekan lingkungan hidup. Namun ada fakta menarik tentang kapal Greenpeace ini

1. Kapal Rainbow Warrior saat ini (2019) merupakan kapal generasi ke tiga.

Kapal Rainbow Warrior yang digunakan Greenpeace ada tiga genarasi. Generasi pertama berlayar dari Inggris pada 1978. Sayangnya, kapal ini hancur pada 1985 karena dibom oleh seorang agen rahasia Perancis di Selandia Baru. Kapal genersai pertama ini sekarang berada di Matauri Bay, di Kepulauan Cavalli, Selandia Baru, dan menjadi karang hidup yang menarik kehidupan laut dan rekreasi bagi para penyelam.

Kapal itu digantikan dengan generasi kedua yang bertugas selama 22 tahun. Pada 2011, Rainbow Warrior generasi kedua dipensiunkan dan diganti dengan yang baru namun tetap dengan membawa misi kampanye masa depan hijau dan damai.

2. Kapal Generasi Ketiga Ramah Lingkungan

Kapal Greenpeace generasi ketiga mulai beroperasi pada 14 Oktober 2011 dan diklaim lebih ramah lingkungan dan dapat bertahan di segala cuaca. Kapal generasi ketiga ini dibuat di Eropa dari donasi jutaan pendukung Greenpeace di seluruh dunia. Baca Greenpeace tidak-terima sembarang donasi.

Kapal ini berlayar menggunakan tenaga angin dengan memanfaatkan sistem tiang A-frame setinggi 55 meter. Teknologi ini mampu menangkap angin lebih banyak ketimbang kapal konvensional berukuran sama dan tentunya lebih ramah lingkungan . Kapal ini juga dirancang untuk riset.

Tidak hanya itu, Rainbow Warrior generasi ketiga juga memiliki sistem komunikasi satelit on-board yang dapat memberikan streaming rekaman langsung dari lokasi ke seluruh dunia. Rainbow Warrior generasi ketiga ini juga menggunakan mesin listrik yang tujuannya untuk membantu kapal bisa terus berlayar saat cuaca tidak mendukung.

3. Kapal Greenpeace ke 3 Ada Penampungan Air Limbah

Satu hal yang membuat kapal greenpeace generasi ketiga ini spesial adalah kemampuannya untuk menyimpan hingga 59 meter kubik air hitam dan kotor, untuk memastikan tidak akan ada limbah yang mencemari laut. Kapal ramah lingkungan ini juga memiliki sistem penyaringan biologis yang dapat membantu membersihkan dan mendaur ulang air yang kotor.

Kapal ini memiliki bentuk badan yang dirancang khusus untuk penggunaan energi yang efisien. Karena dibuat khusus untuk riset Greenpeace, kapal memiliki penanganan sampah dan air kotor biologis, dan juga sistem pengecatan yang ramah lingkungan.

Kapal Rainbow Warrior sudah mengunjungi Indonesia dua kali yaitu pada tahun 2013 dan 2018.

 

Fakta Rainbow Warrior Greenpeace

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *