Pesona Keindahan Bunga Dahlia (Dahlia Pinnata Cav.)

Bunga Dahlia (Dahlia Pinnata Cav.)

Bunga dahlia yang memiliki warna cerah dan mempesona ini berasal dari Negara Meksiko. Selain Negara Meksiko, bunga dahlia juga merupakan bunga resmi kota Seattle, Washington, Amerika Serikat. Nama bunga ini berasal dari nama ilmuwan Swedia, Andreas Dahl. Dimana ilmuwan tersebut memiliki peran yang penting dalam pengembangan tanaman dahlia.

Saat ini sudah lebih dari 1.200 varietas dahlia yang ada. Dahlia yang dibudidayakan diantaranya terdiri dari Dahlia Pohon dan juga tanaman perdu. Bunga dahlia memiliki diameter sekitar 5 cm dan paling besar sekitar 30 cm.

Tanaman hias satu ini termasuk tanaman yang bersifat perenial atau tahunan, tumbuh merumpun dan membentuk umbi akar pada bagian dasar batangnya. Berikut beberapa klasifikasi umbi dahlia berdasarkan jenis bunganya.

Untuk  jenis bunga  informal dekoratif, memiliki helai mahkota berwarna putih dengan seulas merah jambu muda pada pangkalnya, ukuran bunga besar dengan diameter 10-14 meter.

Untuk jenis bunga formal dekoratif, memiliki helai mahkota bunga yang berwarna ungu atau putih, dan ukuran bunga yang sedang dengan diameter 8-10 cm. Dan jenis bunga pompon, memiliki helai mahkota berwarna merah darah atau jingga, dengan ukuran bunga yang  kecil, memiliki diameter 6-8 cm.

Dilihat dari bentuknya yang cantik, dahlia banyak digunakan sebagai bunga potong dan tanaman pot. Di luar negeri sendiri terdapat kelompok-kelompok pemerhati bunga dahlia diantaranya seperti Dahlia Society of India, National Dahlia Society of United kingdom dan American Dahlia Society.

Penanaman Dahlia

Adalah mudah untuk menanam dahlia. Anda hanya perlu mempersiapkan media tanam yang gembur, akan lebih baik jika tanah yang digunakan tanah lempung berpasir yang mengandung humus dan memiliki tata udara yang baik dan juga penyinaran yang cukup.

Untuk dahlia yang ditanam di dalam pot, maka letakkan tanaman dahlia di tempat yang terkena sinar matahari pagi. Hal ini dikarenakan apabila terkena sinar matahari yang terlalu panas, tanaman ini kelak akan berbunga jauh lebih kecil dan berwarna agak kekuningan.

Jaga kondisi media bunga tetap lembab , siram tanaman secara teratur dan beri pupuk agar tanaman tumbuh maksimal. Jangan lupa juga untuk mengganti media tanamnya sekali dalam setahun agar anak baru dapat segera tumbuh.

Pengembangbiakan Dahlia

Sedangkan untuk pengembangbiakan, Anda dapat memperbanyak tanaman dahlia dengan cara generatif dengan benih, perbanyakan vegetatif dengan stek, dan perbanyakan vegetatif dengan umbi juga kultur jaringan.

Untuk perbanyakan generatif dengan benih biasanya dilakukan pada dahlia mini untuk mendapatkan warna bunga yang baru dan lebih bervariasi. Untuk perbanyakan vegetatif dengan setek biasanya diambil dari tunas tanaman dengan ukuran 7-10 cm.

Perbanyakan dengan setek ini dilakukan pada dahlia besar yang tidak dapat berbiji atau dahlia mini demi mendapatkan bunga yang sama bentuk dan warnanya sesuai induknya.

Sedangkan perbanyakan vegetatif dengan umbi biasanya dilakukan pada dahlia kaktus dan semi kaktus. Batang tanaman yang telah habis masa berbunganya dipotong sekitar 10 cm dari permukaan tanah lalu diangkat bersama dengan umbinya. Umbi yang diambil baiknya dari batang tanaman yang berumur 7 bulan.

Manfaat Bunga Dahlia

  • Sebagai komoditas bunga potong dan tanaman pot.
  • Sebagai bahan baku obat. Umbi dahlia memiliki kandungan inulin sekitar 70% yang dapat dimanfaatkan di bidang kedokteran dan kesehatan.
  • Sebagai bahan pengawet makanan dan pembuatan minuman. Inulin yang dihasilkan dapat diolah sebagai gula fruktosa.

 

Pesona Bunga Dahlia (Dahlia Pinnata Cav.)

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *