Fakta Hewan Yang Paling Ditakuti Ular

Hewan Pemangsa Ular

Ular adalah salah satu hewan melata yang cukup ditakuti hewan lain juga manusia itu dikarenakan bisa atau lilitan ular yang mampu melumpuhkan bahkan membunuh mangsanya. Namun ternyata dibalik keganasan seekor ular, hewan bersisik ini juga takut dengan beberapa hewan dan berusaha segera menghindar jika bertemu. Ini Beberapa Jenis Ular Berbisa di Indonesia.

Hewan Pemangsa Ular

Hewan Yang Paling Ditakuti Ular

Inilah fakta tentang beberapa hewan yang sering memangsa ular sehingga hewan ini paling ditakuti oleh ular, yang dirangkum dari beberapa sumber.

Honey Badger

Honey Badger merupakan hewan mamalia yang banyak ditemukan di Afrika, Asia dan Eropa selatan ini telah masuk dalam The Guinness Book of Records sebagai makhluk yang paling tidak mengenal rasa takut. Meski terlihat cukup imut, namun Honey Badger mampu membunuh seekor ular dengan cara menyambar bagian belakang kepala ular lalu menggigitnya dengan rahangnya yang cukup kuat. Bahkan untuk menghabiskan seekor ular dengan panjang 1,5 meter, Honey Badger hanya membutuhkan waktu 15 menit saja.

Honey Badger hewan yang cukup pintar untuk mengetahui kelemahan lawan ini juga sangat kebal dengan bisa ular kobra. Namun jika ia tergigit ular berbisa, Honey Badger akan pingsan dan segera setelah sadar ia akan segera memakan ular tersebut. Karena itulah karnivora ganas ini sangat dikenal dengan sebutan hewan pemburu ular.

Honey Badger dan Armadillo

Armadillo

Armadillo merupakan hewan yang termasuk dalam mamalia plasenta kecil ini, memiliki perisai pada tubuhnya yang digunakan untuk bertahan hidup dalam kondisi yang berbeda sesuai dengan tempat hidupnya. Hewan asli Amerika yang hidup pada berbagai lingkungan ini, memiliki panjang normal sekitar 75 cm. Namun untuk Armadillo raksasa panjangnya bisa mencapai 90 cm.

Perisai yang ada pada tubuhnya selain digunakan untuk bertahan hidup, digunakan juga untuk membunuh ular. Armadillo akan membunuh ular dengan cara menabrakkan diri pada ular dan ular tersebut akan terpotong oleh cangkang Armadillo yang sangat keras dan tajam. Karenanya spesies ini adalah salah satu spesies yang tidak takut dengan ular.

Mongoose

Mongoose merupakan salah satu hewan yang paling ditakuti ular. Melihat tampilan dari mongoose yang imut-imut ini tidak ada yang menyangka bahwa hewan berjenis musang ini dapat melumpuhkan ular hanya dengan pandangan saja.

Cara mongoose memangsa ular memang cukup unik. Di saat ular tidak bergerak, secepat kilat mongoose menggigit ular tepat di kepalanya dengan menggunakan rahang yang kuat. Meski pun tidak terlalu besar namun hewan jenis ini dapat membunuh ular kobra sepanjang 3 meter.

Tetapi sayangnya tidak sepenuhnya kebal dengan bisa ular. Setelah terkena bisa ular, hewan ini memerlukan waktu beberapa jam untuk memulihkan kekuatannya. Setelah sadar dan pulih kekuatannya, manggose  akan kembali menyerang ular tersebut dan memakannya. Biasanya santapan pertama yang akan dimakan adalah bagian kepala ular.

Mongoose dan Landak

Landak

Memang sulit membayangkan bahwa seekor ular akan kalah oleh binatang pengerat seperti landak. Hewan yang terkenal lambat dan lemah ini dapat dengan mudah membunuh seekor ular viper. Di saat akan membunuh seekor ular, landak akan mengandalkan tameng dari duri-durinya yang amat sangat berbahaya bagi ular.

Ketika ular sudah terluka parah dan lemah akibat duri duri tajamnya, landak akan menggigit leher ular beberapa kali dan gigitan terakhirnya akan meremukkan tulang belakang ular. Selain memiliki duri duri yang tajam landak dapat mentoleransi dosis racun arsenik yang dapat membunuh manusia.

Namun ternyata tidak selamanya landak dapat menang melawan ular karena landak juga dapat mati jika digigit ular pada bagian tertentu. Bagian terlemah dari seekor landak adalah bagian moncongnya.

Burung Sekretaris (Secretary Bird)

Burung Sekretaris atau Secretary bird yang menjadi lambang negara Afrika Selatan ini merupakan burung pemangsa endemik di Afrika. Spesies yang mempunyai nama latin Sagittarius serpentarius ini merupakan burung yang unik karena mempunyai kaki yang panjang untuk berlari. Oleh karena itu, burung sekretaris diklasifikasikan dalam famili yang berbeda dengan burung pemangsa lainnya yaitu Sagittariidae.

Burung yang memiliki warna orange pada bagian wajahnya ini merupakan salah satu burung pembunuh ular. Disaat membunuh ular biasanya burung ini menendang ular dengan kuat karena didukung oleh kakinya yang panjang dan kuat. Namun jika tidak menendang, yang biasanya burung Sekretaris lakukan adalah membawa ular ke udara dan melemparkannya ke Batu.

Secretary Bird dan Elang Raptor

Elang Raptor

Selain burung sekretaris ternyata ada jenis burung lain yang mampu membunuh ular yaitu Elang Raptor. Hewan berdarah panas ini merupakan salah satu burung pemangsa di dunia. Jika pada umumnya elang sangat menyukai hewan mamalia kecil seperti tikus tupai dan ayam, lain halnya dengan elang raptor.

Makanan favorit dari burung jenis ini adalah ular. Meskipun paruh  elang tidak bergigi namun cukup kuat untuk mengoyak daging mangsanya. Selain itu, hampir semua jenis elang mempunyai sepasang kaki yang kuat dan kuku yang tajam melengkung yang digunakan untuk mencengkram mangsanya.  Kemampuan elang ini juga diperkuat dengan penglihatan yang tajam untuk memburu mangsa dari jarak yang tak terkira.

King Cobra (king kobra, kobra raja atau ular anang)

Meskipun sama-sama ular, namun ternyata spesies ini dapat memangsa bangsanya sendiri. Salah satu ular yang memangsa bangsanya sendiri adalah ular king kobra, yang merupakan ular berbisa terpanjang di dunia. King Kobra merupakan binatang melata yang dapat memiliki panjang hingga 6 meter dan mempunyai nama latin ophiophagus atau yang berarti pemakan ular.

King cobra

Meskipun tidak dapat menyemburkan bisa atau racun namun mampu memakan ular dari jenis lain seperti kobra. Selain kobra, King Kobra juga suka memangsa ular berbisa lainnya yaitu ular derik. Kegemaran King Kobra memangsa ular derik karena king cobra ini sangat kebal dengan bisa ular derik.

 

Fakta Hewan Yang Paling Ditakuti Ular

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *