Aplikasi Deteksi Dini Autisme

Autisme merupakan istilah umum yang digunakan untuk penyakit gangguan mental yang ditandai dengan lambatnya perkembangan mental. Gangguan autisme seringkali hadir dalam pelbagai tingkatan usia pada anak-anak. Anak-anak dengan autisme memiliki tantangan dalam mempelajari keterampilan dasar seperti berjalan atau makan serta keterampilan bersosialisasi atau berhubungan bahkan dengan keluarga mereka sendiri.

Kata autisme diserap dari kata Inggris autism yang memiliki pengertian gangguan mental yang muncul pada balita yang kemudian dicirikan oleh mental yang hanya sibuk dengan diri sendiri dan tidak adanya kemampuan untuk membentuk hubungan sosial, perilaku yang berulang-ulang, dan buruknya fungsi berbahasa.

Aplikasi Deteksi Dini Autisme

Sebuah Universitas di Australia menciptakan aplikasi untuk membantu para orang tua mengetahui apakah anak mereka menderita autisme atau tidak. Peneliti dari Universitas La Trobe di Melbourne merasa yakin bahwa mereka bisa mengubah hidup anak-anak dengan autisme.

Sebuah aplikasi baru dinyatakan bisa mengubah hidup orang tua dengan anak yang menderita autisme. Aplikasi tersebut dikembangkan di Universitas La Trobe Melbourne Australia. Dan dinyatakan bisa mengenali apakah anak mulai usia 12 bulan memiliki tanda-tanda autisme. Pihak pengembang aplikasi merasa yakin aplikasi ini akan memberikan peluang terbaik bagi anak-anak untuk mencapai potensi maksimal mereka.

Dari pengalaman orang tua yang anaknya mengalami autisme, Genevie Zapula yang menyadari sejak dini anaknya, Henry ada sesuatu yang berbeda pada putranya dan bagaimana ia bertumbuh sebagai seorang anak. Henry, tidak punya tingkat interaksi yang sama dan timbal balik didapatkan oleh anak lainnya, karena ia memiliki perbandingan langsung dengan kembarannya , sehingga terlihat jelas ia agak tertinggal.

Karena Henry memiliki saudara kembar maka mudah bagi Genevie untuk membandingkan tingkat pertumbuhanmya. Hal inilah yang kemudian menyadarkannya bahwa Henry mengalami sedikit keterbelakangan , hanya beberapa bulan yang lalu Henry didiagnosa menderita austisme pada saat umurnya 2 tahun.

Dr. Josephine Barbaro, dari Universitas La Trobe menyatakan, saat ini, umur rata-rata diagnosa di Australia adalah 4,1 tahun, tetapi itu di luar fakta bahwa bisa mengidentifikasi autisme antara 1-2 tahun.

Sebuah tim peneliti di Universitas La Trobe telah mengembangkan sebuah aplikasi yang bisa membantu orang tua untuk mengetahui apakah anak mereka menderita austisme semenjak anak berusia 12 bulan. A-S Detect, melibatkan orangtua dalam serangkaian tes dan pertanyaan untuk mengindentifikasi apakah anak mereka menderita gangguan spectrum austime A-S-D.

Aplikasi Autisme

ASDetect adalah aplikasi gratis yang memberdayakan orang tua untuk menilai anak-anak mereka untuk tanda-tanda awal autisme.

“Deteksi dini autisme menjadi sangat penting, karena kami tahu campur tangan yang lebih dini sebenarnya bisa meningkatkan hasil perkembangan anak,” ujar dr Josephine Barbaro.

Menurut para peneliti 8 dari 10 anak yang dinilai menderita autisme telah didiagnosa secara resmi. Kelompok pendukung autisme mengatakan aplikasi tersebut bermanfaat namun tidak bisa digunakan sebagai satu-satunya alat pendeteksi.

Memang penting bagi orang tua untuk menyadari tak ada penggantian diagnosa resmi, hanya ada sebagai indikator dari sejumlah gejala yang mungkin saja ada. Namun semakin dini diagnosa yang dilakukan, maka akan semakin baik pula peluang untuk membuat perbedaan dalam hidup orang yang menderita autisme.

“Saat ini, Henry pergi ke sekolah. Semoga saja tidak ada masalah dengan hal-hal yang rutin dan bisa berinteraksi sosial dan semoga lancar ,” ujar Genevie Zapula, ibunda Henry yang kini hanya berfokus pada satu hal yakni memberikan kesempatan hidup yang terbaik bagi Henry, putranya.

 

Aplikasi Deteksi Dini Autisme

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *